- Kedai Saham
Loading...

Post Top Ad

Your Ad Spot

Thursday, March 2, 2017

Harga emas kembali terkoreksi disesi perdagangan Asia hari ini, tertekan oleh penguatan dolar yang mencoba meendekati level 102 hari ini.

Disesi perdagangan Rabu (1/3) harga emas sempat terkoreksi tajam pada level terendah hariannya pada $1,236.600 dan kembali rebound disesi akhir perdagangan Rabu.

Pada sesi perdagangan Rabu (3/1) harga emas ditutup turun sebanyak 12 sen atau 0.10% berakhir pada level $1,248.545, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan pada hingga setinggi $1,250.380 dan serendah $1,236.600.

Dipasar emas berjangka, harga emas kontrak April ditutup turun sebanyak $3.90 atau 0.30% berakhir pada level $1,250.000 di divisi Comex.

Sedangkan index dolar AS ditutup naik sebanyak 46 poin atau 0.45% berakhir pada level 101.77, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi 101.98 dan serendah 101.22.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan masih akan tertekan pada penguatan index dolar AS. Volatilitas pasar nampak akan melebar memasuki sesi perdagangan Amerika hari ini.

Secara teknis, harga  emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,251.000 - $1,229.900.

Dari sisi fundamental, pasar emas akan cenderung tertekan merespon probability kenaikan suku bunga Fed diperiode Maret meningkat hingga 68.6% sejak kongres AS kemarin.

Sebelumnya, dalam pekan lalu, probability kenaikan suku bunga Fed padaperiode Maret masih berada pada level jauh dibawah 50% yakni pada kisaran 35.4%.

Sementara probability kenaikan suku bunga pada bulan April meningkat hingga 82%.

Hari ini, disesi perdagangan Amerika malam nanti, pasar juga akan terfokus pada data Klaim pengangguran AS pada pukul 20:30 GMT+7.

Sedangkan pada Jum'at (3/3) Waktu Amerika atau Sabtu dini hari waktu Indonesia, pasar akan terfokus pada jadwal press conference kepala Fed Janet Yellen pada pukul 01:00 GMT+7.

======================================
Analisa
======================================

Day Range : 1,251.000 – 1,229.900
Outlook / Trend : Positif (Potensi Koreksi)


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot