Ulasan Pasar Asia - 27 Juni 2011
Pasar saham Asia merosot tajam pada perdagangan awal minggu ini (27/6), kehati-hatian para investor yang memilih untuk melepaskan segaian equitynya dipasar saham menjelang pemungutan suara parlemen Yunani minggu ini tentang langkah-langkah penghematan. Saham-saham energi juga mendominasi penurunan setelah harga minyak diperdagangkan lebih rendah dan beberapa saham perbankan anjlok pada kekhawatiran tentang peningkatan acapital ratio pada bank.
Indeks Nikkei 225 Stock Average mengakhiri sesi perdagangan Senin (27/6) dengan penurunan sebesar 1.04% atau 100.40 poin berakhir pada 9,578.31, indeks S & P / ASX 200 Australiajuga turun 1% menjadi 4,461.80, Indeks Kospi 200 Korea Selatan turun 1.05% menjadi 271.44. dan indeks Hang Seng Hong Kong kehilangan 0,59% atau 130.18 poin menjadi 22,041.80.
Saham-saham perbankan melemah, setelah sebuah rencana baru bagi bank-bank dengan taraf international atau bank-bank terbesar di dunia dan dianggap paling penting harus menaikkan hingga 2,5% modal tambahan pada neraca mereka untuk melindungi mereka dalam dari krisis.
Citigroup menurunkan target indeks Hang Seng selama tahun 2011 menjadi 25.500 dari sebelumnya pada 26.500. Selain itu, Citigroup juga mengatakan focusnya untuk lebih memilih investasi-properti yang berfokus konglomerat seperti Wharf (00004), Swire Pacific (00019), dan New World Development (00017). Citi juga lebih tertarik untuk memainkan saham-saham properti yang masih diperdagangkan pada valuasi menarik seperti Kerry Properties (00683), Hang Lung Properties (00101), HK Land dan Cheung Kong (00001). Citi mencatat bahwa bank-bank besar HK diposisikan untuk mendapatkan keuntungan dari permintaan kredit perusahaan yang kuat, dana masih memilih Hang Seng Bank (00011) sebagai salah satu saham favorit.
HSBC Holdings PLC mengatakan bahwa unit perbankan bank yakni HSBC Arab Saudi, akan bergabung dengan SABB Securities Ltd, pialang saham yang sepenuhnya dimiliki dan unit bisnis dari The Saudi British Bank.
HSBC akan memiliki 49% saham dari entitas baru, yang dikenal sebagai HSBC Saudi Arabia Ltd, sementara SABB akan memiliki 51% saham. HSBC Saudi Arabia dan SABB Securities memiliki aset kotor senilai US $ 188 juta per 31 Desember 2010. HSBC mengatakan merger tunduk pada persetujuan peraturan, dan mengharapkan proses akan selesai pada akhir tahun ini.
Kantor audit China saat ini menempatkan total utang pemerintah di RMB10.7trn atau 27% dari PDB pada akhir 2010, dimana hampir 80% adalah pinjaman bank. HSBC Research mengatakan ukurannya masih dikelola, tapi Beijing perlu mengambil tindakan untuk merestrukturisasi utang-utang ini untuk mengurangi risiko defaulting. Dan diperkirakan mungkinkan pemerintah daerah untuk menerbitkan obligasi sebagai pilihan paling layak dalam jangka pendek.
China Construction Bank (Asia) mengatakan pihaknya telah menandatangani perjanjian dengan ING Life, untuk memperpanjang kerjasama bancassurance mereka selama 10 tahun mendatang hingga tahun 2021.
Pasar saham Asia merosot tajam pada perdagangan awal minggu ini (27/6), kehati-hatian para investor yang memilih untuk melepaskan segaian equitynya dipasar saham menjelang pemungutan suara parlemen Yunani minggu ini tentang langkah-langkah penghematan. Saham-saham energi juga mendominasi penurunan setelah harga minyak diperdagangkan lebih rendah dan beberapa saham perbankan anjlok pada kekhawatiran tentang peningkatan acapital ratio pada bank.
Indeks Nikkei 225 Stock Average mengakhiri sesi perdagangan Senin (27/6) dengan penurunan sebesar 1.04% atau 100.40 poin berakhir pada 9,578.31, indeks S & P / ASX 200 Australiajuga turun 1% menjadi 4,461.80, Indeks Kospi 200 Korea Selatan turun 1.05% menjadi 271.44. dan indeks Hang Seng Hong Kong kehilangan 0,59% atau 130.18 poin menjadi 22,041.80.
Saham-saham perbankan melemah, setelah sebuah rencana baru bagi bank-bank dengan taraf international atau bank-bank terbesar di dunia dan dianggap paling penting harus menaikkan hingga 2,5% modal tambahan pada neraca mereka untuk melindungi mereka dalam dari krisis.
Citigroup menurunkan target indeks Hang Seng selama tahun 2011 menjadi 25.500 dari sebelumnya pada 26.500. Selain itu, Citigroup juga mengatakan focusnya untuk lebih memilih investasi-properti yang berfokus konglomerat seperti Wharf (00004), Swire Pacific (00019), dan New World Development (00017). Citi juga lebih tertarik untuk memainkan saham-saham properti yang masih diperdagangkan pada valuasi menarik seperti Kerry Properties (00683), Hang Lung Properties (00101), HK Land dan Cheung Kong (00001). Citi mencatat bahwa bank-bank besar HK diposisikan untuk mendapatkan keuntungan dari permintaan kredit perusahaan yang kuat, dana masih memilih Hang Seng Bank (00011) sebagai salah satu saham favorit.
HSBC Holdings PLC mengatakan bahwa unit perbankan bank yakni HSBC Arab Saudi, akan bergabung dengan SABB Securities Ltd, pialang saham yang sepenuhnya dimiliki dan unit bisnis dari The Saudi British Bank.
HSBC akan memiliki 49% saham dari entitas baru, yang dikenal sebagai HSBC Saudi Arabia Ltd, sementara SABB akan memiliki 51% saham. HSBC Saudi Arabia dan SABB Securities memiliki aset kotor senilai US $ 188 juta per 31 Desember 2010. HSBC mengatakan merger tunduk pada persetujuan peraturan, dan mengharapkan proses akan selesai pada akhir tahun ini.
Kantor audit China saat ini menempatkan total utang pemerintah di RMB10.7trn atau 27% dari PDB pada akhir 2010, dimana hampir 80% adalah pinjaman bank. HSBC Research mengatakan ukurannya masih dikelola, tapi Beijing perlu mengambil tindakan untuk merestrukturisasi utang-utang ini untuk mengurangi risiko defaulting. Dan diperkirakan mungkinkan pemerintah daerah untuk menerbitkan obligasi sebagai pilihan paling layak dalam jangka pendek.
China Construction Bank (Asia) mengatakan pihaknya telah menandatangani perjanjian dengan ING Life, untuk memperpanjang kerjasama bancassurance mereka selama 10 tahun mendatang hingga tahun 2021.
No comments:
Post a Comment