Ekonomi AS, Utang Yunani & Inflasi Banting Pasar Asia - Kedai Saham

Thursday, June 23, 2011

Ekonomi AS, Utang Yunani & Inflasi Banting Pasar Asia

Ulasan Pasar Asia - 23 Juni 2011

Pasar saham Asia sebagian besar berakhir lebih tinggi pada sesi perdagangan Rabu (22/6), dibantu oleh meningkat harapan bahwa Yunani akan menghindari default. Meski bayang-bayang kenaikan suku bunga menghambat keuntungan saham di bursa Hong Kong.

Indeks Nikkei 225 Stock Average mengakhiri sesi perdagangan Rabu (22/6) dengan 169.77 poin atau 1.79% lebih tinggi, berakhir pada 9,629.43, sementara indeks Kospi 200 Korea naik 0.8%, dan Australia S & P / ASX 200 indeks berakhir hari naik 0,5%.

Namun, indeks Hang Seng ditutup dengan keuntungan tipis sebesar 9.38 poin atau 0.04% berakhir pada 21,860.00. Shanghai Composite Index ditutup dengan keuntungan sebesar 0,1%. Kekhawatiran pengetatan kebijakan pemerintah Cina telah membayangi laju saham, terlebih setelah China’s National Development and Reform Commission, memperkirakan inflasi Cina akan dipercepat pada bulan Juni lebih dari kenaikan 5,5% pada bilan Mei. 

Pada sesi perdagangan hari ini (23/6) saham Asia dibuka melemah, indeks Nikkei 225 Stock Average dibuka turun 0.7% pada 9,563.25, sementara indeks Hang Seng dibuka turun 0.4% pada 21,771.79. Saham turun setelah Fed mengurangi estimasi pertumbuhan produk domestik bruto tahun 2011 menjadi 2,7% hingga 2,9%, turun dari perkiraan sebelumnya pada 3,1% hingga 3,3% pada bulan April dan 3,4% hingga 3,9% pada Januari. Fed juga memotong proyeksi pertumbuhan ekonomi AS ke tingkat 3,3% hingga 3,7% dari pertumbuhan sebelumnya 3,5% hingga 4,2% pada bulan April. Tinggat inflasi inti diperkriakan antara 1,5% hingga 1,8% tahun ini, naik dari perkiraan sebelumnya pada 1,3% hingga 1,6%.

Sony Corp melonjak 3,7%, setelah penangkapan seorang remaja Inggris sehubungan dengan serangan hacking di jaringan video-game perusahaan.

Toyota naik 1,1 persen menjadi ¥ 3.240 setelah Deutsche Bank AG menaikkan estimasi laba beroperasi Toyota untuk setahun penuh menjadi ¥500 milyar ($ 6,2 milyar) dari ¥461 milyar.

Secara terpisah, Toyota Motor Corp mengatakan akan mengalokasikan 75.000 kendaraan Prius hybrid untuk jaringan dealer di AS pada akhir tahun setelah awalnya menargetkan pengiriman 36.000. Toyota mengatakan akan meluncurkan V Prius pada musim gugur 2011.

Nissan Motor Co mengatakan operasi manufaktur perusahaan hampir kembali normal pasca gempa 11 Maret. Namun Ghosn mengatakan tidak ada perubahan dalam perkiraan perusahaan bahwa ia akan kembali berproduksi penuh pada bulan Oktober, karena masih ada beberapa model kendaraan atau mesin yang saat ini tidak dapat diproduksi.

Bank Of China Hong Kong ditutup naik 0.89% berakhir pada HK$22.60 setelah rating saham ditempatkan pada “Buy” oleh Nomura dengan target harga dinaikkan dari HK$30 menjadi HK$31. Sementara rating saham Bank OF East Asia oleh Nomura ditempatkan pada “Reduce” dengan target harga diturunkan dari HK$28 menjadi HK$26.

Henderson Land Development Co mendapatkan fasilitas pinjaman senilai HK $ 10 milyar ($ 1,3 miliar) dari sindikasi bank.

Unit Hotel New World Development akan membeli sebuah unit pengelolaan di Texas Hotelier Rosewood Hotels & Resorts dalam kesepakatan senilai US $ 229.500.000. Dengan menambahkan Rosewood kedalam portofolio, New World Hospitality akan mengisi celah dalam operasinya. Perusahaan juga berencana untuk membuka 20 merek New World hotel baru di Asia, termasuk Manila, Vietnam dan Negara Asia linnya, dan berencana untuk membuka 30 hotel terjangkau di bawah merek Penta di Eropa.

Cathay Pacific Airways Ltd, pihaknya merencanakan untuk menawarkan kursi kelas ekonomi baru dalam pesawat di awal kuartal ketiga, untuk bersaing dengan merek lain, bahkan karena permintaan dan pendapatan terus melonjak.

China National Petroleum Corporation (CNPC), perusahaan induk dari PetroChina, telah memperoleh persetujuan dari Pembangunan Nasional dan Komisi Reformasi (NDRC) untuk mendirikan sebuah kilang minyak dan kompleks petrokimia di Taizhou di Provinsi Zhejiang. CNPC akan memiliki 51% saham dalam proyek tersebut. Royal Belanda Shell Plc dan Qatar Petroleum Internasional masing-masing akan memegang 24,5% saham dalam proyek tersebut. Proyek Taizhou melibatkan total investasi sekitar RMB80 miliar merupakan sebuah kilang minyak mentah dengan kapasitas pengolahan sebesar 20 juta metrik ton dan tanaman yang dapat menghasilkan 1,2 juta ton ethylene per tahun. Setelah selesai, diharapkan pendapatan tahunan proyek akan mencapai RMB100 miliar.

No comments:

Post a Comment