Payrolls Menekan Kinerja Wall Street - Kedai Saham

Loading...

Saturday, June 4, 2011

Payrolls Menekan Kinerja Wall Street

Ulasan Pasar Amerika : 3 Juni 2011

Pada sesi Amerika, data nonfarm payrolls yang dirilis jauh di bawah ekspektasi pasar mendorong terjadinya aksi jual di saham-saham Amerika. Indeks Dow Jones kembali terpuruk 97.29 poin atau 0.79% di 12,151.26, indeks NASDAQ turun 1.46% atau 40.53 poin di 2,732.78, dan indeks S&P 500 melemah 12.78 poin atau 0.97% di 1,300.16.

Selama bulan Mei lalu, nonfarm payrolls meningkat hanya 54,000 lapangan kerja, dibandingkan angka konsensus pasar yang memprediksi adanya kenaikan sebanyak 150,000. Rekrutmen di sektor swasta hanya mengalami kenaikan sebanyak 83,000, sedangkan di sektor pemerintah jumlah lapangan kerja justru menurun 29,000. Tingkat pengangguran juga memburuk dari 9.0% menjadi 9.1% sementara pasar memprediksi terjadi penurunan menjadi 8.9%.

Harga minyak di bursa komoditi untuk kontrak berjangka Brent bulan Juli ditutup di $115.84 per barrel, naik 30 sen setelah mengalami rebound dari titik intraday terendah di $113.40. Minggu ini Brent crude menguat 81 sen atau 0.7%

Harga minyak US light crude sebaliknya melemah 18 sen hingga ditutup di $100.22 per barrel, naik dari intraday low di $98.12. Melemahnya harga minyak ini dipicu oleh laporan nonfarm payrolls yang mengindikasikan memburuknya prospek ekonomi di Amerika, terutama sehubungan dengan pengadaan lapangan kerja.

Sementara itu, harga emas menguat kembali setelah dirilisnya data nonfarm payrolls yang mengecewakan. Harga spot emas naik menjadi $1,546.39 per ons namun pada saat penutupan berada di $1,541.10, naik dibandingkan penutupan hari Kamis yaitu $1,532.55 per ons. Kontrak berjangka emas untuk periode Agustus juga menguat $9.7 menjadi $1,542.40 per ons.

Di Eropa, berita bahwa Uni Eropa, ECB dan IMF akan mencairkan dana bagi Yunani pada bulan Juli. Faktor krisis Eropa, yaitu utang Yunani tetap menjadi faktor yang signifikan di kalangan investor. Berita mengenai meningkatnya prospek pencairan dana untuk Yunani memberikan dampak positif bagi harga minyak, terutama Brent crude namun berdampak negatif bagi harga emas karena berita ini mengurangi faktor ketidakpastian di pasar.

Pertemuan OPEC di pekan mendatang akan menjadi salah satu faktor penggerak harga minyak dunia seiring dengan adanya kemungkinan dinaikkannya target output produksi minyak. Agensi Energi Internasional (IEA) menyarankan pada OPEC untuk menambah output untuk menurunkan harga minyak, namun pihak OPEC sendiri enggan untuk menambah produksi minyak saat ini kecuali benar-benar ada permintaan akan minyak mentah yang membutuhkan penambahan produksi.

Dari korporasi, Wal-Mart Stores ditutup naik tipis 0.21% setelah raksasa ritel ini mengumumkan program pembelian kembali sahamnya senilai $15 miliar.

Untuk hari Senin, beberapa saham yang diperkirakan akan menjadi fokus dari para investor antara lain adalah Google yang sedang diselidiki oleh Departemen Hukum di Amerika sehubungan dengan pembeliannya atas paten-paten Nortel Networks Corp. senilai $900 juta yang diperkirakan dapat memberikan kekuatan monopoli di sektor nirkabel.

Apple Inc. juga akan kembali dengan CEOnya, Steve Jobs yang akan memperkenalkan beberapa produk dan layanan terbarunya, salah satunya adalah iCloud.

Tidak ada data ekonomi yang akan dirilis pada hari Senin, namun kalendar ekonomi untuk seminggu mendatang cenderung akan menghadirkan data-data ekonomi yang ringan seperti neraca perdagangan, indeks harga impor dan juga kredit konsumen.

No comments:

Post a Comment