Penjualan Ritel Mendongkrak Kinerja Wall Street - Kedai Saham

Loading...

Wednesday, June 15, 2011

Penjualan Ritel Mendongkrak Kinerja Wall Street

Ulasan Pasar Amerika: 14 Juni 2011
Di Amerika, data penjualan ritel untuk bulan Mei menunjukkan penurunan sebesar 0.2%, lebih baik daripada ekspektasi pasar yang sebelumnya memprediksi terjadinya penurunan sebesar 0.4%. Di bulan April lalu penjualan ritel meningkat 0.3%. Di luar penjualan otomotif, penjualan ritel naik 0.3% setelah pada bulan sebelumnya naik 0.5%. Dari data ini terlihat bahwa penjualan otomotif berperan besar di balik penurunan penjualan total dan ini disebabkan oleh terjadinya penurunan penjualan otomotif sebesar 2.9% akibat kurangnya persediaan komponen setelah terjadinya gempa di Jepang. Di luar penjualan bahan bakar, penjualan ritel turun 0.3% dibandingkan kenaikan yang terjadi di bulan April yaitu sebesar 0.1%.

Data yang dirilis melebihi ekspektasi ini berhasil memberikan sentimen positif pada bursa saham Wall Street sehingga mendorong indeks Dow Jones naik 123.14 poin atau 1.03%, sementara indeks S&P 500 menanjak 16.04 poin atau 1.26% ke 1,287.87 dan indeks NASDAQ menguat hingga ditutup di 2,678.72 atau naik 39.03 poin (+1.48%).

Data lainnya yang dirilis adalah Producer Price Index yang dilaporkan naik 0.2%, melebihi ekspektasi pasar namun jauh dari  angka PPI di bulan sebelumnya yaitu 0.8%. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, PPI naik 7.3%. Di luar komponen makanan dan energi, PPI naik 0.2%.

Ben Bernanke dalam pidatonya hari Selasa mengatakan bahwa perundingan antara partai Republik dan Demokrat dalam menentukan batas atas utang luar negeri Amerika harus segera diselesaikan karena akan beresiko pada penurunan peringkat utang Amerika yang dampaknya akan sangat signifikan terhadap US dollar. Jika terjadi penurunan peringkat utang Amerika, Federal Reserve akan lebih terdesak menaikkan suku bunga karena saat itu diperkirakan kepercayaan masyarakat internasional terhadap nilai US dollar akan jatuh dan naiknya suku bunga diperkirakan akan menjadi salah satu kebijakan yang signifikan untuk meredam jatuhnya nilai US dollar lebih jauh.

Berita dari korporasi tidak terlalu dominan, namun dari American Express diberitakan bahwa produk baru dari AmEx yang berupa kartu prepaid yang bebas biaya aktivasi dan biaya maintenance.

General Electric dalam konperensinya mengumumkan beberapa perkembangan baru yang berupa pengembangan teknologi yang mampu menggandakan jumlah minyak mentah yang dapat diambil dari sumur, pengembangan pencitraan digital dari slide berukuran mikroskopik, ekstraksi dan isolasi serta penumbuhan stem cells, pengembangan media pendeteksi kanker dengan menggunakan teknologi nano, dan juga pengembangan MRI generasi baru. GE juga sedang menggarap mesin untuk pesawat yang lebih efisien.

Hewlett-Packard dikabarkan mendapatkan fasilitas kredit pajak dari Michigan Economic Growth Authority atau MEDC senilai $3.5 juta untuk jangka waktu 7 tahun. Unit HP yang menerima fasilitas ini adalah HP Enterprise Services.

Upaya Google Inc. dalam membeli 900 buah paten milik Nortel Network telah disetujui oleh Departemen Hukum Amerika, meskipun dinilai banyak pihak termasuk Microsoft, akan menempatkan Google dalam posisi monopolistik.

Bank of America kembali melemah setelah Bernstein menyebutkan bahwa bank tersebut diperkirakan menderita kerugian hingga $27 miliar di bisnis kredit rumahnya dari sekarang hingga tahun 2013. Hal ini disebabkan oleh makin ketatnya regulasi akibat lambatnya pemulihan ekonomi.

Exxon Mobil diberitakan telah menambah asset-asset gas alamnya di Amerika.

Barclays merekomendasikan Procter & Gamble dengan alasan bahwa faktor risk/reward saat ini sedang atraktif. Barclays menempatkan P&G di OVERWEIGHT dengan target $70 dan memprediksi tahun 2012 mendatang akan menjadi tahun yang baik bagi P&G.

Apple Inc. juga dikabarkan telah memulai penjualan iPhone 4 versi unlocked di Amerika, sehingga pelanggan dapat membeli iPhone tanpa harus menggunakan layanan dari AT&T. Apple juga mengumumkan bahwa penjualan Macbook Air yang terbaru akan dimulai pada bulan ini.

Hari Rabu ini data CPI akan dirilis dan diperkirakan CPI akan cenderung flat pada bulan Mei lalu setelah di bulan April mengalami kenaikan sebesar 0.4%. Di luar harga bahan bakar dan makanan yang cenderung fluktuatif, CPI diprediksi akan naik 0.2%, sama seperti kenaikan pada bulan April. Empire State index juga akan dirilis pada hari Rabu ini, dan pasar memprediksi kenaikan dari 11.9 di bulan Mei menjadi 13.3 di bulan Juni. Dari sektor manufaktur, industrial production untuk bulan Mei diperkirakan meningkat 0.2% setelah di bulan April mengalami stagnasi. Pemanfaatan kapasitas juga diprediksi meningkat dari 76.9% menjadi 77.0%. Sektor properti akan menghadirkan home builders’ index yang mengukur kinerja pasar properti di Amerika. Indeks ini diperkirakan tetap berada di 16, sama seperti bulan Mei.

No comments:

Post a Comment