Peringatan dari Fed memukul saham Eropa - Kedai Saham

Friday, June 24, 2011

Peringatan dari Fed memukul saham Eropa

Saham-saham eropa turun tajam pada hari Kamis karena prospek suram dari Federal Reserve dan putaran lain data ekonomi dunia yang lemah menyelubungi pasar.

Indeks Stoxx 600 pan-Eropa turun 1.4% dan berakhir di 264.31. Pada penutupan perdagangan Eropa, saham-saham AS turun tajam setelah kenaikan tiba-tiba dari klaim pengangguran mingguan. Penurunan secara global mengikuti komentar dari ketua Fed Ben Bernanke, yang mengatakan pada hari Rabu bahwa ekonomi AS sedang pulih lebih lambat dari yang diperkirakan.

Saham-saham perbankan diantara yang terburuk di Eropa karena para investor terus khawatir akan krisis utang Yunani.

"Ada tingkar kekecewaan terhadap Bernanke setelah dia gagal mengindikasikan kesediaan untuk mendukung pasar," kata Joshua Raymond, strategis di City Index.

Tambahan juga, lebih banyak data ekonomi yang lemah dari China dan Eropa menambah tekanan jual, dan kekhwatiran terhadap utang pemerintah terus menjadi perhatian utama investor menjelang pertemuan para pemimpin Uni Eropa di Brussels, kata Raymond.

Figur dari China menunjukkan aktivitas manufactur turun ke kecepatan perkembangan yang terpelan dalam 11 bulan, sedangkan pertumbuhan sektor privat di seluruh zona eropa pada yang terlemah sejak September 2009.

Pasar akan cenderung tetap menepi sampai voting parlemen di Athena minggu depan untuk ukuran penghematan yang diusulkan untuk Yunani, kata Raymond.

Saham-saham pertambangan juga turun, ditekan oleh data China yang lemah, Vedanta Resources PLC dan Glencore International PLC turun 7% dan 4.8%, menarik indeks FTSE 100 Inggris turun 1.7% ke 5674.38.

Saham-saham perusahaan minyak juga turun karena IEA mengatakan akan merilis 60 juta barrel minyak di bulan yang akan datang untuk mengatasi gangguan suplai dari Libya. BP PLC turun 2.2%.

Di Jerman, saham obat dan kimia Bayer AG turun 6.3% setelah kompetitor Pfizer Inc dan Bristol-Myers Squibb Co melaporkan pengujian yang berhasil atas obat pengencer darah Eliquis mereka. Bayer mengembangkan pengencer darah sendiri bersama Johnson & Johnson. Analis Jefferies International mengatakan bahwa hasil data uji menyimpulkan Eliquis mempunyai "profil superior" terhadap obat Xarelto Bayer dan JNJ.

Pelemahan Bayer turut menarik Indeks DAX 30 Jerman turun 1.8% ke 7149.44.

No comments:

Post a Comment