Saham-saham di Amerika ditutup melemah tajam pada hari Rabu setelah keputusan Federal Reserve untuk membeli obligasi jangkapanjang pemerintah Amerika dan menjual obligasi jangka-pendek dengan tujuan menurunkan suku bunga pinjaman dinilai tidak cukup meyakinkan untuk dapat memberikan stimulus bagi perekonomian Amerika.
Keputusan ini yang dinamakan Operation Twist bernilai $400 miliar, kurang dari $600 miliar yang pada QE2 sebelumnya tidak mampu membangkitkan aktivitas ekonomi di Amerika. Dampak dari kebijakan Fed ini akan menghantam perusahaan-perusahaan asuransi yang bergantung pada imbal balik investasi.
Indeks Dow Jones ditutup turun 283.82 poin atau 2.49% menjadi 11,124.84, indeks S&P melemah 35.33 poin atau 2.94% menjadi 1,166.76 sementara NASDAQ composite terpuruk 52.05 poin atau 2.01% menjadi 2,538.19.
Menurut Fed, pertumbuhan ekonomi akan tetap lambat dan indikator-indikator ekonomi akhir-akhir ini menunjuk pada buruknya kondisi keseluruhan di pasar tenaga kerja Amerika seperti terlihat pada tingkat pengangguran yang cenderung meningkat.
Sementara itu, Moody’s memangkas peringkat utang Bank of America, Wells Fargo, dan Citigroup.
Di sektor teknologi, Oracle menguat 4.2% menjadi $29.54 setelah sebelumnya hasil kinerja triwulan pertamanya untuk tahun fiscal saat ini berhasil melebihi ekspektasi pasar, terutama pada proyeksi penjualan triwulan kedua.
Selain Oracle, saham Hewlett-Packard juga meroket setelah muncul berita bahwa CEO HP Leo Apotheker sedang dipertimbangkan untuk digantikan oleh mantan CEO eBay, Meg Whitman.
Di sisi politik, secara mengejutkan anggaran belanja yang diajukan untuk mencukupi kebutuhan dana pemerintah Amerika setelah 30 September mendatang. Sebanyak 230 suara menolak diberlakukannya anggaran tersebut sementara 195 menyetujuinya. Sejumlah 48 dari Republik bergabung dengan Demokrat menolak anggaran yang seharusnya akan membiayai pemerintah pada tingkat tahunan $1.043 triliun. Demokrat menolak adanya potongan terhadap program pinjaman otomotif listrik sebesar $1.5 triliun.

No comments:
Post a Comment