Untuk ketiga kalinya berturut-turut sahamsaham di Amerika kembali menanjak akibat membaiknya sentimen pasar terhadap perkembangan penyelesaian krisis utang di Eropa. Indeks Dow Jones ditutup di 11,190.69, naik 1.3% atau 146.83 poin, indeks S&P menguat 1.1% atau 12.44 poin menjadi 1,175.39 sedangkan indeks NASDAQ ditutup naik 1.2% atau 30.14 poin di 2,546.83.
Walaupun berbagai pendekatan telah ditempuh oleh para pejabat di Eropa dalam penanggulangan krisis ini, namun masih tetap terdapat beberapa halangan politik dalam mencapai kesepakatan akhir. Akibatnya sempat timbul berita bahwa telah terjadi perbedaan pendapat dalam mencari solusi penyelesaian masalah ini yang mengancam proses negosiasi di antara para pemimpin Eropa sehingga akibatnya menjelang akhir sesi Amerika kenaikan saham yang sudah terjadi sejak awal sesi menjadi berkurang.
Dari pihak Jerman dan Prancis diajukan usulan untuk mengurangi beban utang Yunani sebanyak 50% dari totalnya dan juga meminta diberikannya dukungan terhadap perbankan yang terekspos dengan utang Yunani untuk menghindari masalah likuiditas perbankan Eropa.
Di Yunani sendiri, aksi demonstrasi terus terjadi menentang diterapkannya program austerity yang ditujukan untuk mengurangi beban operasional pemerintah di Yunani. Tim pemeriksa dari Troika (ECB, Uni Eropa dan IMF) telah dijadwalkan untuk tiba di Yunani pada hari Rabu untuk melakukan studi kelayakan terhadap pencairan dana bantuan tahap selanjutnya bagi Yunani. Jika disetujui oleh Troika, Uni Eropa dan IMF akan mencairkan pinjaman keenam bagi Yunani senilai 8 miliar euro yang dibutuhkan oleh Yunani untuk bertahan di bulan Oktober.
Strategi yang diajukan Yunani untuk menanggulangi masalah pengeluaran pemerintah ini adalah mengurangi jumlah pekerja pemerintah sebanyak 20% dari 730,000 karyawan, mengurangi gaji karyawan pemerintah hingga 20%, dan juga menurunkan uang pensiun sebanyak 4% setelah sebelumnya melakukan pemotongan 10% pada paket sebelumnya.
Data ekonomi yang dirilis pada hari Selasa menampilkan consumer confidence untuk bulan September yang dilaporkan membaik dari 45.2 menjadi 45.4. Angka ini masih berada di bawah ekspektasi yang berada di 46.1. Hari Rabu ini, data durable goods orders akan dirilis, dan diperkirakan akan terjadi perlambatan dari 4.1% di bulan Juli menjadi 0.4% di bulan Agustus. (Andre.S)

No comments:
Post a Comment