Emas berjangka diperdagangkan lebih rendah dengan volume yang rendah pula selama sesi perdagangan Rabu (19/10), selama dua hari terakhir emas telah mencatatkan kerugian lebih dari 2%. Emas selama sesi perdagangan Rabu di melemah seiring dengan indeks Dolar AS yang bergerak naik dari titik terendah harian pada akhir perdagangan menambahkan beberapa tekanan jual ke pasar logam mulia. Ketidakpastian seputar upaya terbaru oleh para pejabat Eropa untuk memecahkan utang Uni Eropa dan krisis keuangan juga membatasi minat membeli di logam mulia.
Emas berjangka kontrak Desemberturun $ 5,80 atau 0,4% diperdagangkan pada $ 1,647 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Kontrak tersebut diperdagangkan antara rendah $ 1,642.50 per ons dan tinggi $ 1,666.90 per ounce. Spot emas diperdagangkan turun $ 9,10 per ounce pada $ 1,646.50.
Moody `s yang menurunkan peringkat kredit Spanyol kemarin dan adanya kerusuhan di Yunani menjelang KTT Uni Eropa banyak diantisipasi di Brussels mendorong beberapa investor untuk lebih berhati-hati dalam berinvestasi. Laporan lainnya dari sebuah surat kabar London, kemarin yang menyebutkan bahwa bahwa dana talangan untuk krisis utang Uni Eropa akan naik dua kali lipat.
Krisis Uni Eropa utang secara keseluruhan akan terus menjadi faktor bullish utama yang mendasar bagi pasar emas, gerak pasar emas menjadi tidak menentu karena investor memilih untuk menghidari resiko yang lebih besar pada krisis utang yang berkepanjangan.
Indeks dolar AS memang di bawah tekanan jual pda perdagangan Rabu pagi, tapi kembali bergerak naik dari titik terendah. Namun, kekhawatiran akan meningkatnya kekerasan di Yunani atau dengan ketidakmampuan para pemimpin untuk datang dengan langkah-langkah substantif untuk menangani krisis utang, mendorong dollar menguat.
Sementara itu, CFTC yang menerapkan peraturan baru dalam perdagangan future diperkitakan dapat memperlambat momentum harga di tahun 2012. Tren jangka dekat menunjukkan tren harga sekitar $ 1.635 hingga $ 1.655.
Dibawah peraturan tersebut, ada dua jenis batas spekulatif, satu untuk spot, dan satu untuk non-spot. CFTC mengatakan batasan posisi spot "berlaku dalam periode segera sebelum kewajiban pengiriman dikeluarkan untuk kontrak pengiriman fisik atau segera sebelum kontrak dilikuidasi oleh clearing house berdasarkan harga acuan untuk kontrak. Aturan menetapkan batas posisi spot di 25% dari diperkirakan penyampaian pasokan fisik. Batasan posisi untuk non-spot ditetapkan sebesar 10% dari open interest dalam 25.000 kontrak pertama dan sesudahnya 2,5%.

No comments:
Post a Comment