Dari pasar komoditas, emas dan perak berjangka menguat tajam ke titik tertinggi selama satu bulan terakhir. saat ini tampak adanya pilihan para investor untuk memilih safe haven setelah pasar dikejutkan bahwa pertemuan menteri keuangan Uni Eropa dibatalkan yang sebelumnya dijadwalkan pada Rabu (26/10) untuk memberikan solusi seputar utang Uni Eropa dan krisis keuangan. Meski pertemuan menteri keuangan Uni Eropa dibatalkan. Namun, pertemuan KTT Uni Eropa masih akan dilakukan pada Rabu (26/10).
Emas kotrak Desember diperdagangkan naik $ 48.10 atau 2.9% berakhir pada $ 1,703.00 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange, penutupan tertinggi sejak 22 September. Spot emas diperdagangkan naik $ 48,40 per ounce pada $ 1,702.25.
Sementara, Perak kontrak Desember naik sebanyak $ 1,41 atau 4,5% menjadi $ 33,05 per ounce, juga penutupan tertinggi sejak 22 September.
Banyak para pengamat pasar merasakan bahwa paket bailout Uni Eropa dan tindakan lebih lanjut untuk menopang ekonomi AS akan berjumlah pelonggaran lebih kuantitatif oleh bank sentral. Dan Inilah salah satu alasan pasar komoditas, termasuk logam mulia, menguat tajam pada perdagangan minggu ini. Ketika pasar mata uang menjadi over-inflated, hard asset seperti komoditas menjadi minat para investor.
Indeks dolar AS diperdagangkan menguat Selasa. Indeks dolar tetap dilihat masih dalam keadaan downtrend dalam jangka pendek pada daily chart. Downtrend pada dollar merupakan faktor bullish yang mendasar untuk logam mulia.

No comments:
Post a Comment