Perdagangan emas berjangka pada Selasa (8/11) kembali menguat mendekati titik tertinggi dalam hampir tujuh minggu terakhir. Harga emas yang sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,804.40 gagal untuk menyelesaikan perdagangan harian di atas $ 1.800 per ons, setelah kabar bahwa Perdana Menteri Italia Berlusconi akan mengundurkan diri yang direspon positif oleh pasar.
Emas berjangka kontrak Desember ditutup naik US$ 8,10 atau 0,5% menetap di $ 1,799.20 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Spot emas diperdagangkan naik sebanyak $3.60 atau 0.20% berakhir pada $1,799.20.
Laju harga emas terhenti dari titik tertingi pada akhir perdagangan Selasa, ketika sebuah berita muncul dan mengatakan bahwa Perdana Menteri Italia Berlusconi akan mengundurkan diri segera. Yang dianggap oleh pasar sebagai sedikit tanda positif, tentang kekacauan utang Italia. Yiled obligasi Italia di Euro yang mencapai rekor tertinggi pada minggu ini, merupakan pertanda buruk bagi prospek ekonomi Uni Eropa terbesar ketiga. Setelah sesi perdagangan reguler Comex berakhir, muncul laporan bahwa Berlusconi berencana untuk mengundurkan diri setelah anggaran negara untuk tahun 2012 disetujui.
Meskipun demikian Mundurnya Berlusconi sebagai Perdana Menteri Iltali bukanlah akhir dari permasalah utan Italia. Dunia masih merenungkan apa yang akan menjadi berikutnya dalam kisah krisis utang Uni Eropa, dan nampaknya tidak akan positif bagi pasar. Meningkatnya faktor ketidakpastian merupakan faktor bullish untuk pasar logam mulia, dan terutama emas.
Dalam kondisi seperti ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan di kisaran $ 1.800 hingga $ 1.900 di awal 2012 dan kemungkinan mencapai $ 2.000 pada kuartal kedua.
Dalam kondisi seperti ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan di kisaran $ 1.800 hingga $ 1.900 di awal 2012 dan kemungkinan mencapai $ 2.000 pada kuartal kedua.

No comments:
Post a Comment