Bursa Indonesia diperkirakan akan berjalan flat cenderung menguat tipis didorong penguatan tipis Dow sebesar +0.14% serta naiknya harga minyak mentah +1.32% ditengah kembali membaiknya data2 ekonomi AS dan cepatnya pembentukan Kabinet Baru di Italy dlm perdagangan tengah minggu.
Data ekonomi positif mengenai Penjualan Retail bulan Oktober yg naik didorong kuatnya penjualan kendaraan bermotor dan Penyalur Materials Bahan Bangunan serta Indeks Manufacturing Empire State bln November yg kembali naik dan diperkirakan naik kembali bln Desember, setelah turun 5 bln berturut-turut ditengah turunnya Indeks Harga Produsen bln Oktober akibat turunnya harga BBM dan barang konsumen, mjd pendorong Dow Jones menguat tipis +17.18 poin, diikuti turunnya The CBOE Volatility Index dibawah level 31, ditengah PM baru Italy Mario Monti yg telah menyelesaikan proses pembentukan pemerintahan yg berisikan para teknokrat dibawah 3 hari ketika negara yg penuh hutang ini berkejaran utk melindungi diri dari bencana krisis politik dan keuangan yg telah mendorong biaya pinjaman kesuatu level yg sudah membahayakan.
DOW 12096.16 +0.14%
NAS 2686.2 +1.09%
S&P 1257.81 +0.48%
OIL 99.44 +1.32%
GOLD 1783.4 +0.28%
NICKEL 17550. -1.4%
TIN.21575. +0.97%
CPO.3176. -0.59%
TLK.33.45 (Rp. 7520)
IIT.29.31 (Rp. 5270)
Tue IDX Range: 3773 - 3872
(Wednesday (16/11) Early BIRD Fundamental Prespective (Edwin Sebayang-MNC Securities))
For Live Indonesian and Regional market news and rumours update, add my pin:235808E3
No comments:
Post a Comment