Rating Utang Jepang Tak Bayangi Kinerja Saham - Kedai Saham

Tuesday, May 31, 2011

Rating Utang Jepang Tak Bayangi Kinerja Saham

Saham-saham eksportir Jepang menguat tajam selama sesi perdagangan Selasa (31/5), seiring dengan melemahnya yen terhadap euro di tengah optimisme bahwa Uni Eropa akan menawarkan bantuan lebih lanjut kepada Yunani. Saham masih terus melaju kencang meski Moody’s Investor Service menempatkan rating utang Jepang pada kemungkinan downgrade setelah laporan yang mununjukan peningkat pada jumlah pengangguran dan kenaikan yang lebih rendah dari perkiraan sebelumnya pada produksi industri Jepang.

Indeks Nikkei 225 ditutup menguat 188.76 poin atau 1.99% berakhir pada 9,693.73 ke titik kertinggi dalam dua bulan. Sony Corp yang mendapatkan sekitar 70% pendapatan dari penjualan luar negeri naik sebesar 1.93% setelah Euro naik 1,4 persen terhadap yen pada penutupan perdagangan pasar saham Jepang, sementara dolar AS naik 0,8 persen, mengurangi tekanan pada para eksportir.

Sentimen positif juga datang setelah survey terhadap para produsen Jepang oleh Departemen Perdagangan bahwa para produsen berencana untuk meningkatkan produksi pabrik sebesar 8 persen pada bulan ini dan 7,7 persen pada bulan Juni. Jika rencana tersebut terwujud, indeks produksi industri Jepang akan meningkat menjadi 97,1, persis di bawah level 97,9 sebelum gempa.

Dalam sebuah laporan terpisah oleh pemerintah hari ini menunjukkan, Upah turun 1,4 persen pada April dari tahun sebelumnya, penurunan terbesar sejak Desember 2009. Job-to-applicants ratio memburuk menjadi 0,61 dari 0,63, sebuah indikasi bahwa ada 61 posisi yang tersedia untuk setiap 100 pelamar.

Penjualan luar negeri menurun 12,5 persen pada April dari tahun sebelumnya, penurunan terbesar sejak Oktober 2009, bukti bahwa para produsen masih berjuang untuk berproduksi dan memenuhi permintaan luar negeri. Nilai ekspor mobil turun untuk kedua kalinya ke level terendah sejak data dimulai pada tahun 1979.

Chief Executive Officer, Nissan Motor Co Carlos Ghosn mengatakan pada 17 Mei bahwa perusahaan berencana untuk menginvestasikan dana sebesar ¥ 3 milyar untuk memperkuat pondasi dari sebagian besar pabrik domestik yang rusak berat setelah gempa.

No comments:

Post a Comment