Saham Eropa Ditutup Campuran, Otomotif Mendominasi - Kedai Saham

Monday, July 18, 2011

Saham Eropa Ditutup Campuran, Otomotif Mendominasi

Ulasan Pasar Eropa - 15 Juli 2011

Pasar saham Eropa berakhir lebih rendah pada sesi perdagangan Jumat (15/7) setelah data menunjukkan penurunan besar dalam sentimen konsumen AS dan menjelang rilis hasil stress test bank di zona Eropa. 

Data ekonomi yang dirilis sebelum pembukaan pasar AS nampaknya membayangi pergerakan saham. Sebuah data sentimen konsumen oleh University of Michigan yang dirilis menunjukan penurunan tajam pada bulan Juli.

Sejumlah indeks nasional Eropa ditutup campuran selama sesi perdagangan Jum’at (15/7) dengan Indeks DAX 30 Jerman naik tipis 5.38 poin atau 0.07% menjadi 7,220.12 dan indeks FTSE 100 Inggris melemah 3.29 poin atau 0.06% menjadi 5,843.66.

Di Jerman, saham Volkswagen AG rally 2,9% setelah melaporkan pengiriman rekor babak pertama dan mengungkapkan keyakinan bisa melakukan lebih baik daripada sebelumnya di pasar mobil global pada semester kedua tahun ini.

Secara terpisah, Volkswagen AG menyampaikan bahwa perusahaan telah mulai memproduksi Beetle generasi baru di sebuah pabrik di Puebla, Meksiko dan memprediksi bahwa model yang didesain ulang akan menaklukkan pasar baru kendaraan “lifestyle”. VW mengatakan perusahaan menginvestasikan dana sebesar $ 400 juta di jalur perakitan Puebla yang diharapkan dapat memproduksi 100.000 unit "Beetle Abad 21" tahun depan.

Registrasi mobil baru di Eropa turun 8,1 persen pada bulan Juni untuk 1,24 juta kendaraan. Selama enam bulan pertama tahun ini, total mobil baru yang terdaftar mencapai 7.120.000 atau 2,1 persen lebih sedikit dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Di Inggris, kenaikan tajam dipimpin oleh sector produsen barang-barang mewah seperti Burberry Group PLC yang rally sebanyak 4,2%, setelah Citigroup menaikkan target harga pada saham.

Hasil uji stress test pada perbankan di Eropa yang dirilis setelah penutupan bursa menunjukkan bahwa sebanyak 24 bank Eropa akan berada di bawah tekanan untuk menunjukkan bahwa mereka dapat meningkatkan modal setelah gagal, atau hampir lulus dalam uji stress test putaran kedua.

Uji yang dilakukan pada sekitar 90 bank di Eropa mencatatkan, Delapan bank gagal dalam uji stress test oleh Otoritas Perbankan Eropa (EBA) kemarin, dengan kekurangan modal gabungan sebesar 2,5 miliar euro ($3,5 milyar). Sebanyak 16 lebih bank perlu untuk memperkuat modal inti Tier-1 rasio mereka setelah turun di bawah 6 persen, atau sedikit lebih dari 5 persen.

Diantara perbankan Eropa, perbankan Yunani dan Spanyol nampaknya berada dibawah tekanan. Sementara semua bank yang diperiksa di Italia, Jerman, Perancis, Inggris dan Irlandia nampaknya sudah dapat bernapas dengan lega.

Berikut adalah daftar bank yang perlu diperhatikan (dinyatakan gagal & mendekati gagal) :
Bank yang dinyatakan gagal :

Spanyol :
Caja de Ahorros del Mediterraneo
Banco Pastor
Banco Grupo Caja3
Unnim
CatalunyaCaixa

Yunani
Agricultural Bank of Greece
EFG Eurobank Ergasias

Austria :
Oesterreichische Volksbanken

Bank yang dinyatakan mendekati gagal dengan rasio inti tier-1 5% hingga 6% :

Espírito Santo Fin Group
Marfin Popular Bank
Piraeus Bank Group
Nova Ljubljanska Banka
Banco Popular Español
NovaCaixaGalicia
Bankinter
Banco Comercial Português
BFA Bankia
HSH Nordbank
Hellenic Postbank
Norddeutsche Landesbank
Grupo Banca Civica
Caixa Ontinyent
Banco Popolare
Banco de Sabadell

Barclays Plc menyampaikan bahwa pihaknya berencana untuk menjual unit Global Blue unit belanja bebas pajak.  Penjualan perusahaan berbasis di Swiss ini diharapkan akan memperoleh sebanyak 800 juta pound (1,3 miliar).

Secara terpisah, Barclays PLC menyampaikan telah memotong jumlah tenaga kerja (jumlah tidak disebutkan) di India sebagai hasil penggabungan client-relationship dari unit komersial dan investasi perbankan. Barclays Capital, unit investasi-perbankan yang berbasis di Inggris, dan divisi perbankan komersial perusahaan, menggabungkan tim yang fokus pada klien perusahaan di India.

No comments:

Post a Comment