Ulasan Pasar Eropa - 8 Juli 2011
Saham Eropa ditutup turun pada sesi perdagangan minggu ini ditengah kekhawatiran bahwa krisis utang Yunani akan menyebar ke Negara-negara yang lain dan sebuah laporan ketenagakerjaan AS yang terlihat menambahkan jumlah tenaga kerja kurang dari perkiraan sebelumnya, yang memicu spekulasi pemulihan ekonomi kembali melambat.
Saham-saham perbankan Eropa nampak lesu menjelang hasil stress test putaran kedua oleh Regulator Eropa yang akan dirilis pada 15 Juli, yang akan mempublikasikan rincian kekurangan modal. Barclays Plc turun 3,2 persen menjadi 243,25 pence, Lloyds Banking Group Plc anjlok 3,5 persen menjadi 46,56 pence dan Royal Bank of Scotland Group Plc kehilangan 2,6 persen menjadi 37,21 pence.
Di German, indeks DAX 30 bergerak 68.71 poin atau 0.92 persen lebih rendah berakhir pada 7,402.73. Indeks telah turun sebanyak 0.2% dalam satu minggu terakhir. Dengan saham ThyssenKrupp mencatatkan penurunan 0.29 persen pada perdagangan Jum’at (8/7) sekaligus mencatatkan penurunan mingguan terbesar saham dalam 14 bulan terakhir, setelah perusahaan baja tersebut menjual 6.9 persen sahamnya ke publik untuk mengurangi hutang bersihnya. Sementara Deutsche Boerse AG naik 0.84 persen setelah para pemegang saham NYSE Euronext menyetujui $ 9,4 milyar tawaran pengambilalihan.
Di Inggris, indeks FTSE 100 ditutup turun 63.97 poin atau 1.06 persen menjadi 5,990.58 kembali berada dibawah angka 6,000 setelah menembusnya dua hari lalu. Indeks menguat 5,1 persen sejak 24 Juni lalu.
IMF telah menyetujui pinjaman sebesar € 3,2 milyar ($ 4,5 miliar) untuk Yunani sebagai bagian dari bantuan darurat bagi negara.
BP PLC mengatakan bahwa Regulator Texas telah menjalankan kembali 4 ultraformer di kilang minyak yang memproduksi 475.000 barel per hari di Texas City. Operasi BP kembali berjalan normal setelah pemadaman listrik di seluruh kota pada bulan April yang memaksa operasi berhenti dalam tiga hari.
Perbankan dan perusahaan asuransi Belanda, ING Group mengatakan bahwa pihaknya telah setuju untuk menjual divisi peenyewaan mobilnya yakni ING Car Lease kepada BMWsenilai 700 juta euro (US $ 1 miliar). ING mengatakan penjualan tersebut merupakan rencana perusahaan untuk menyederhanakan bisnis dan fokus pada operasi perbankan inti. Kesepakatan tersebut diharapkan akan menanbah € 530 juta dari modal perusahaan.

No comments:
Post a Comment