Analisa Emas - 31 Januari 2012 - Kedai Saham

Loading...

Tuesday, January 31, 2012

Analisa Emas - 31 Januari 2012

Emas berjangka diperdagangkan lebih rendah pada sesi perdagangan Senin (30/1), setelah menguatnya indeks dolar AS karena meningkatnya permintaan safe heave pada uang tunai ditengah kekhawatiran baru di atas zona eropa.

Emas bejangka kontrak April berakhir $1  lebih rendah atau 0,1% pada 1,734.40 $ per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Emas telah diperdagangkan hingga  serendah $ 1,718.80 per ons dan hingga setinggi $ 1,742.80 per ounce. Selama seminggu terakhir emas mencatatkan keuntungan sebesar 4.1%. Sementara spot emas diperdagangkan naik tipis sebanyak 10 cents atau 0.01% berakhir pada  $1,733.60.

Meski dolar AS diperdagangkan lebih tinggi selama sesi perdagangan kemarin, namun emas terlihat tidak menunjukan penurunan tajam, dan kembali ditutup pada kisaran $1,740.

Dalam KTT Eropa kemarin, muncul keraguan baru apakah krisis utang yang tengah berlangsung akan dapat sedikit terobati, pasalnya dalam KTT pertama di 2012 para Pemimpin Eropa tidak banyak membahas mengenai jalan keluar dalam menyelesaikan krisis namun malah justru fokus pada menyelesaikan aturan fiskal baru sementara menunda pembicaraan untuk meningkatkan daya tembak dana penyelamatan untuk kawasan tersebut.

Agenda resmi difokuskan pada memberikan sentuhan akhir pada kebijakan fiskal baru yang akan mengatur tingkat defisit dan utang di zona euro. Pemimpin berharap untuk secara resmi menyetujui langkah-langkah pada pertemuan Maret. Dalam pertemuan tersebut juga membahas cara-cara untuk meningkatkan pertumbuhan dan menciptakan lapangan kerja.

Sementara itu, kekhawatiran baru muncul pada penularan krisis keuangan eropa yang kembali melanda Portugal , setelah imbal hasil obligasi Portugal kembali melangbung tinggi di tengah kekhawatiran bahwa Lisbon akan dipaksa untuk mengikuti Yunani dalam melakukan restrukturisasi utangnya.

Yield obligasi 10-tahun Portugal melonjak lebih dari 1,5 poin persen ke rekor 15,2%, yield obligasi dua tahun naik menjadi 19,2% dan yield obligasi lima tahun naik menjadi lebih dari 22%.

Emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,740.50 - $1,714.90. Meski indeks dolar AS diperdagangkan lebih tinggi namun terlihat bahwa harga emas tidak terseret turun dan kembali ditutup pada kisaran $1,730, perlu diingat bahwa, emas dan dolar juga sempat berjalan searah ketika memasuki tahun 2012. Artinya pada kondisi saat ini emas dan dolar sama-sama memiliki permintaan safe heave yang cukup tinggi.

Dalam jangka menengah, emas berpotensi diperdagangkan pada kisaran $1,762.80, perhatikan titik resistance $1,732.60; $1,740.50, alternatif “Buy” dapat dilakukan jika terjadi penembusan titik resistance $1,732.60 dengan target $1,740.50. lihat grafik

Dalam survey emas mingguan oleh Kitco News yang melibatkan 32 peserta, 25 perserta memberikan tanggapannya dalam minggu ini, 19 dari 25 perserta memperkirakan harga emas masih akan naik dalam minggu ini, sementara enam peserta lainnya menyebutkan harga emas akan turun. Peserta pasar termasuk dealer bullion, bank investasi, Futures Traders , money managers dan technical chart analysts.

No comments:

Post a Comment