G7+ BRIC hadapi utang jatuh tempo lebih dari $7.6 Triliun tahun ini - Kedai Saham

Loading...

Wednesday, January 4, 2012

G7+ BRIC hadapi utang jatuh tempo lebih dari $7.6 Triliun tahun ini


Sebelas negara maju dunia (G7+ BRIC) menghadapi utang jatuh tempo lebih dari $7.6 Triliun tahun ini, sebagian besar anggota menghadapi ancaman kenaikan imbal hasil obligasi.

Dipimpin oleh Jepang sebesar $ 3 triliun dan AS $2,8 triliun. Investor mungkin menuntut kompensasi yang lebih tinggi untuk memberikan pinjaman kepada negara-negara yang berjuang untuk membiayai beban utang meningkat karena ekonomi global melambat. Dana Moneter Internasional memangkas proyeksi untuk pertumbuhan tahun ini menjadi 4 persen dari perkiraan sebelumnya 4,5 persen karena menyebarnya  krisis  utang Eropa, Amerika Serikat yang berjuang untuk mengurangi defisit anggaran melebihi $ 1 triliun dan pasar properti China.

Biaya pinjaman untuk kelompaok negara G-7 diperkirakan akan meningkat sebanyak 39 persen dari 2011, berdasarkan pada perkiraan imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah oleh para ekonom dan ahli strategi Bloomberg dalam survei terpisah. imbal hasil Obligasi 10 tahun diperkirakan akan sedikit berubah, sementara India diproyeksikan turun ke 8,02 persen dari 8,36 persen. Survei ini tidak mencakup perkiraan untuk Rusia dan Brasil.

Setelah Italia, Perancis yang memiliki jumlah utang jatuh tempo, sebesar $ 367 milyar, Jerman tercatat memiliki utang jatuh tempo sebesar $ 285 miliar. Kanada $ 221 milyar, sementara Brazil $ 169 milyar, Inggris $ 165 miliar, Cina (PRCH) $ 121 milyar dan India $ 57 milyar. Dan Rusia memiliki setidaknya utang jatuh tempo $ 13 miliar.

Meningkatnya biaya pinjaman diatas 7% memaksa Yunani, Portugal dan Irlandia untuk mencari dana talangan dari Uni Eropa dan IMF. 

No comments:

Post a Comment