Analisa Emas - 21 Mei 2012 - Kedai Saham

Loading...

Monday, May 21, 2012

Analisa Emas - 21 Mei 2012


Harga emas diperdagangkan menguat tajam selama sesi akhir sesi perdagangan minggu lalu, setelah indeks dolar AS diperdagangkan melemah untuk pertama kalinya setelah mencatatkan keuntungan dalam 15 sesi berturut-turut. Mendorong harga emas untuk terus melambung karena menjadi lebih murah untuk para pemegang mata uang lainnya karena pelemahan dolar.

Emas berjangka kontrak Juni naik $ 17 atau 1.1% menjadi $ 1,591.90 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dan mencatatkan keuntungan sebesae 0,5% selama sesi perdagangan minggu lalu. Spot emas diperdagangkan naik $17.70 atau 1.13% berakhir pada $1,590.50. spot emas sempat diperdagangkan hingga serendah $1,567.80 dan setinggi $1,597.45.

Dari pasar komoditas lainnya, Perak kontrak Juli berakhir naik 70 sen atau 2,5% menjadi $ 28,72 per ounce. Namun masih mencatatkan penurunan sebanyak 0.6% selama seminggu perdagangan. Tembaga kontrak Juli turun sebanyak 1 sen atau 0,3% menjadi $ 3,47 per pon. Dengan kerugian mingguan sebesar 4,9%.

Pasar global sedikit tersentak pada data akhir pekan ini oleh laporan yang lebih lemah dari yang perkiraan sebelumnya pada kegiatan usaha di AS dari Philadelphia Fed yang mendorong dolar AS untuk bergerak lebih rendah. Data tersebut dirilis sehari setelah dirilisnya hasil pertemuan FOMC Minutes pada hari Rabu yang mengisyaratkan bahwa pelonggaran kuantitatif lebih lanjut dari kebijakan moneter AS adalah mungkin jika perekonomian terus mengalami perlambatan. 

Selama awal perdagangan minggu lalu emas diperdagangkan melemah tajam, dimana kekhawatiran pada kondisi ekonomi dunia yang semakin tak menentu menjadikan investor takut pada investasi yang dianggap berisiko seperti komoditas dan pasar ekuitas. Dan ketakutan tersebut telah memberikan banyak komoditas berjangka  berada pada posisi "oversold” dan hanya menunggu sedikit faktor yang mampu menggoyahkan pasar dolar untuk kembali bergerak naik.

Saat ini sudah ada pembicaraan segar dari pelonggaran kuantitatif lebih lanjut dari kebijakan moneter AS (QE3). Seperti yang diketahui bahwa hal tersebut akan menjadi faktor bullish untuk pasar logam.

Sementara memasuki sesi awal perdagangan minggu ini, emas dibuka lebih tinggi dengan titik resistances emas saat ini berada pada $1,598.80. Meski masih ada beberapa kecemasan di pasar, pada krisis utang Uni Eropa terlebih setelah Moody’s menurunkan 16 peringkat kredit bank Spanyol. Namun sebenarnya emas mulai memiliki dukungan setelah tekanan jual yang terjadi baru-baru ini.

No comments:

Post a Comment