Analisa Emas - 1 Juni 2012 - Kedai Saham

Loading...

Friday, June 1, 2012

Analisa Emas - 1 Juni 2012


Harga emas diperdagangkan berombak pada sesi perdagangan minggu ini, dengan sedikit keuntungan namun kembali diseret untuk kembali tutup lebih rendah. Setelah ditutup lebih tinggi pada sesi perdagangan Rabu, eams kembali ditutup pada perdagangan Kamis (31/5).

Emas ditutup lebih rendah selama perdagangan Kamis setelah data ekonomi AS yang dirilis tampak begitu suram, memicu aksi jual di pasar ekuitas dan mencoba untuk mencari aliran kas seperti dolar AS.

Emas kontrak Agustus, yang merupakan kontrak yang paling aktif saat ini turun US $ 1,50, atau 0,1% menetap di $ 1,564.20 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. kontrak sempat diperdagangkan mencapai $ 1,574.60 per ons dan serendah $ 1.553 per ounce pada awal sesi perdagangan Kamis (31/5). Harga logam turun 6% dari 30 April dari $ 1,664.20 per ounce.

Sementara spot emas diperdagangkan turun 80 sen atau 0.05% berakhir pada $1,562.70, harga sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,573.25 dan serendah $1,552.00.

Dari pasar komoditas lainnya, Perak berjangka kontrak Juli turun 22 sen atau 0,8%, menetap di $ 27,76 per ounce, turun hampir 11% dari April pada titik penyelesaian 30 April dari $ 31,02 per ounce. Tembaga kontrak Juli turun 2 sen untuk menetap di $ 3,37 per pon, dari 12% dari penyelesaian $ 3,83 per pon pada 30 April. Platinum kontrak Juli naik $ 16,40, atau 1,2% untuk menetap di $ 1,417.60 per ounce, dengan kerugian sebesar 10% pada bulan Mei.

Emas berada di bawah tekanan setelah data ekonomi AS dirilis, yang menegaskan bahwa langkah pemulihan ekonomi tetap stabil tapi sederhana. Automatic Data Processing melaporkan bahwa sektor swasta gaji naik 133.000 dari bulan April sampai Mei, yang berada di bawah kenaikan 150.000 yang diperkirakan sebelumnya. 

Secara terpisah, data lainnya menunjukkan adanya kenaikan klaim pengangguran mingguan ke level tertinggi dalam lima minggu. Sementara Departemen Perdagangan mengatakan ekonomi AS tumbuh pada tingkat tahunan 1,9% pada kuartal pertama, lebih lambat dari pertumbuhan 2,2% diperkirakan sebulan yang lalu. 

Sementara itu, indeks yang mengukur kondisi bisnis di wilayah Chicago jatuh pada bulan Mei ke level terendah sejak September 2009. Data PMI Chicago seharusnya mampu medukung emas bergerak lebih tinggi dengan adanya alasan kekhawatiran tentang resesi. 

No comments:

Post a Comment