Harga emas ditutup melemah tajam
pada sesi perdagangan Jum'at (5/10) setelah data ketenagakerjaan AS yang
dirilis menunjukan penurunan yang signifikan. kenaikan tajam pada indeks dolar
AS mendorong harga emas bergerak lebih rendah karena menjadi lebih mahal untuk
pada pemegang mata uang lainnya. Selain itu, data yang dirilis juga
menghapuskan keyakinan pasar bahwa pelonggaran kebijakan lebih mungkin tidak
akan ditambahkan hingga program yang ada berakhir.
Emas
berjangka kontrak Desember diperdagangkan turun $ 15.70 atau 0.9% dan menetap
di $ 1,780.80 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga
spot emas diperdagangkan turun $ 6.80 atau 0.38% dan berakhir di $ 1,785.00.
Spot emas sempat diperdagangkan setinggi $ 1,798.10 dan serendah $ 1,774.50.
Mengakhiri sesi perdagangan minggu
lalu, emas mencatatkan keuntungan hanya sebesar $7.60 atau sekitar 0.42% dalam
seminggu terkahir. Emas berjangka kontrak desember selama sesi perdagangan Jum'at
ditutup turun $15.70 atau 0,9% menetap di $ 1,780.80 per ounce di divisi Comex
New York Mercantile Exchange. Sementara spot emas ditutup $6.80 atau 0.38%
berakhir pada $1,785.00.
Dalam data yang dirilis Departemen
Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa tingkat pengangguran turun di bawah 8% yakni
berada pada rate 7.8% terendah sejak 2009 dan untuk pertama kalinya sejak
Presiden Barack Obama berkuasa. Data lainnya menunjukan bahwa AS masih memiliki
sekitar 114.000 lapangan kerja tersisa pada bulan September, sedikit berada
diatas perkiraan sebelumnya pada 113.000 lapangan kerja. Sementara itu data
sebelumnya direvisi naik menjadi 142.000 lapangan kerja dari 96.000 data yang
dirilis sebelumnya.
Sementara
untuk pasar logam lainnya, Perak kontrak Desember ditutup turun 53 sen, atau
1,5%, ke $ 34,57 per ounce. Perak diperdagangkan lebih rendah 0,1% pada akhir
pekan ini. Tembaga kontrak Desember diselesaikan lebih rendah 1 sen atau 0.2%
dan menetap 3.78 per pon. Pada minggu ini, Tembaga diperdagangkan naik 0,5%.
Paladium
kontrak Desember ditutup turun $ 11.55 atau 1.7% menjadi $ 663.20 per ounce. Platinum
kontrak Januari diperdagangkan lebih rendah $ 17,90 atau 1% dan berakhir di $
1,707.20 per ounce. Paladium dan Platinum masing – masing diperdagangkan naik 3,5%
dan 2,3% pada kahir pekan ini.
Memasuki sesi perdagangan hari ini
emas dibuka gap down pada $1,777.20 dan diperkirakan akan diperdagangkan pada
kisaran $1,786.10 - $1,770.40 selama sesi perdagangan hari ini, dimana
penembusan masing-masing batas atas (resistance) atau batas bawah (suppot) akan
mengindikasi trend emas selama sesi perdagangan hari ini. Pasar nampaknya akan
akan terfokus pada berita-berita seputar negara-negara anggota Uni Eropa
terutama Spanyol yang diperkirakan akan mengumunkan penerimaan bailout dalam
pekan ini.
Note : Deutsche Bank memperkirakan
bahwa kekhawatiran terhadap prospek fiskal akan menjadi fokus pasar pada
kuartal keempat, bersama dengan kemungkinan penurunan peringkat kredit AS, yang
akan mampu mendorong harga emas bergerak lebih tinggi. Selain itu, Faktor
musiman juga dapat ikut bermain dan mendorong arus exchange-traded fund
mengakumulasi emas pada akhir tahun karena telah terjadi kecenderungan dolar AS
melemaha selama Desember.
FOR LIVE MARKET UPDATE & DAILY STOCKS, GOLD, FOREX RECOMMENDATION FOLLOW @KEDAITRADER OR ADD PIN:29A5DFFB ( BM : KEDAITRADER )

No comments:
Post a Comment