Minyak Sempat Uji $63 per barrel, setelah 4 Kapal Di Serang - Kedai Saham
Loading...

Tuesday, May 14, 2019

Minyak Sempat Uji $63 per barrel, setelah 4 Kapal Di Serang

Oil Review : Minyak Sempat Uji $63 per barrel, setelah 4 Kapal Di Serang

kedaitrader.com - Harga minyak WTI anjlok dan ditutup melemah pada sesi perdagangan awal pekan ini, setelah sempat naik lebih dari 2.50% diawal sesi perdagangan Amerika semalam.

Harga minyak naik sesaat setelah laporan terjadinya serangan pada dua kapal tanker minyak mentah Arab Saudi dan dua kapal lainnya di dekat Selat Hormuz.

Merespon hal tersebut, harga minyak naik tajam sentuh level tertinggi hariannya pada $63.29 per barrel.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan melalui kantor berita negara bahwa ada "kerusakan signifikan" pada kedua kapal tanker tersebut, ketika kapal-kapal itu mencoba menyeberang ke Teluk Persia pada Minggu pagi.

Sementara itu, harga minyak kembali turun dari level tertinggi hariannya setelah Cina umumkan akan naikkan tarif menjadi 25% termauk pada LNG tetapi tidak pada minyak mentah.

Hal ini, dianggap tidak akan berpengaruh pada permintaan minyak karena tidak adanya kenaikan tarif pada sektor tersebut.

Disesi perdagangan Senin (13/5) harga minyak mentah spot ditutup turun 88 sen atau 1.45% berakhir pada level $60.82 per barrel, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi $63.29 dan serendah $60.63.

Crude Oil kontrak Juni ditutup turun sebesar 62 sen atau 1.00% berakhir pada level $61.04 per barrel di Divisi New York Mercantile Exchange.

Sementara Brent Crude kontrak Juli ditutup turun sebesar 39 sen atau 0.60% berakhir pada level $70.23 per barrel di Divisi ICE Futures Europe exchange.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar minyak akan terfokus pada laporan bulanan OPEC pada pukul 18:00 GMT+7. Dan laporan persediaan minyak mentah oleh American Petroleum Institute (API) pada pukul 03:30 GMT+7 (Rabu dini hari).

Secara teknikal,  harga minyak mentah WTI diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $61.60 – $60.00.


--

No comments:

Post a Comment