Analisa Emas Hari Ini : Emas Dibuka Melemah, Fokus Pada Kemungkinan US Taperring Hingga Mega Stimulus Biden - Kedai Saham
Loading...

Thursday, January 14, 2021

Analisa Emas Hari Ini : Emas Dibuka Melemah, Fokus Pada Kemungkinan US Taperring Hingga Mega Stimulus Biden

Market Review : Emas Dibuka Melemah, Fokus Pada Kemungkinan US Taperring Hingga Mega Stimulus Biden

kedaitrader.com - Harga diperdagangkan melemah pada sesi perdagangan hari ini (14/1) – bergerak turun pada kisaran $1,837 per troy oucne diperdagangan pasar Asia hari ini, merespon penguatan pada Dolar yang bertahan diatas level 90.

Emas melemah ditengah spekulasi kemungkinan Fed akan lakukan pemotongan skala program pembelian aset (QE) paska laporan inflasi AS yang dirilis positif selama periode Desember.

Dalam data yang drilis menunjukkan bahwa CPI AS dirilis naik sebesar 1.4% selama periode Desember. Lebih tinggi dari Desember tahun lalu bahkan diawal pandemi Covid pada 1.20%.

Dipasar spot harga emas ditutup turun sebanyak $9.45 atau 0.51% berakhir pada level $1,845.00 per troy ounce. Setelah sempat diperdagakan hingga setinggi $1,863 dan serendah $1,841.

Emas berjangka kontrak Februari ditutup naik $10.70 atau 0.6% berakhir pada level $1,854.90 per troy ounce di Divisi Comex.

Sedangkan Dolar AS ditutup naik sebanyak 28 poin atau 0.31% berakhir pada level 90.37.
 
Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas dan global akan kembali terfokus pada laporan Inflasi AS, terfokus pada inflasi Produsen/PPI. Data akan dirilis pada pukul 20:30 WIB.

Selain itu, pasar juga akan terfokus pada Jadwal Press conference Kepala Fed Jerome Powell malam ini pukul 00:30 WIB.

Secara teknikal, harga emas masih rentan turun dan uji level terendah dalam dua bulan terakhir. Hal ini didukung oleh lemahnya permintaan safe haven ditengah optimisme pasar merespon langkah vaksinasi dibeberapa Negara.

Dalam laporan fundamental lainnya, Pasar akan mencoba mencerna laporan rencana program Mega Stimulus Biden senilai $2 Triliun yang dikabarkan akan segera dirilis.

--

No comments:

Post a Comment