Emas berjangka ditutup dengan kerugian lebih dari $ 28 per ons pada sesi perdagangan Rabu (23/5), dengan banyak investor yang masing terus berburu dolar AS selama pertemuan KTT Eropa kemarin karena kekhawatiran tentang potensi keluarnya Yunani dari kawasan zona euro.
Emas berjangka kontraj Juni merosot tajam $ 28,20 atau 1,8% menetap di $ 1,548.40 per ounce, memperpanjang sesi penurunan dalam minggu ini. Sebelumnya, kontrak turun sebanyak $ 43,80 menyentuh rendah $ 1,532.80. spot emas diperdagangkan turun $7.8 atau 0.50% berakhir pada $1,561.70. spot emas terakhir diperdagangkan hingga setinggi $1,568.50 dan serendah $1,533.45.
Di antara logam lain, Paladium berjangka memimpin penurunan tersebsar secara persentase, dengan Paladium kontrak Juni anjlok $ 24,45 atau 4% pada $ 591,10 per ounce, menghapus kembali keuntungannya setelah pendakian dua sesi.
Perak kontrak Juli turun 66 sen atau 2,3% menjadi berakhir pada $ 27,52 per ounce. Tembaga kontrak Juli turun 9 sen atau 2,6% menjadi $ 3,40 per pon, sementara platina kontrak Juli turun $ 44,30 atau 3% di $ 1,414.10 per ons.
Harga logam menunjukkan sedikit reaksi terhadap data ekonomi AS yang dirilis Rabu, yang menunjukan Penjualan rumah baru di AS naik 3,3% pada bulan April untuk tingkat tahunan menjadi sebesar 343.000. sementara Tingkat penjualan Maret direvisi naik ke 332,000.
Kekhawatiran mendasarkan pada pelemahan euro adalah adanya potensi keluarnya Yunani dari Eropa, kekhawatiran menjadi semakin semuncak setelah komentar dari mantan Perdana Menteri Yunani Lucas Papademos, yang mengatakan kepada Dow Jones Newswires bahwa pertimbangan sedang dilakukan untuk keluar dari Eropa oleh Yunani. Dan memperingatkan bahwa jalan keluar tersebut akan menjadi "bencana" bagi negara, dan juga kejatuhan di seluruh zona euro akan menjadi parah.
Euro anjlok dan Dolar menguat tajam, yang memberi tekanan pada komoditas yang berdenominasikan dolar seperti emas. EURUSD turun hingga serendah $ 1,2544. Dan ditutup jauh dibawah $ 1,26 sejak Juli 2010. Sementara, indeks dolar AS diperdagangkan mencapai titik tertinggi sejak September 2010 pada 82,073, naik dari 81,674 akhir perdagangan Selasa.
Pada kesempatan lainnya Papademos kemudian diperjelas dalam wawancara nya dengan CNBC dan mengatakan bahwa ia tidak tahu ada rencana khusus atas keluarnya Yunani, dan Departemen Keuangan Yunani mengatakan bahwa laporan tentang berita para pejabat negara-negara anggota Eropa untuk menyiapkan rencana darurat adalah "tidak benar".
Ketakutan lainnya adalah bahwa jalan keluar oleh Yunani dikhawatirkan akan menyebar ke Spanyol dan Italia, yang dapat mengguncang mata uang uang tunggal Euro.
Pagi ini emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,566.40 - $1,566.40. Dimana emas sepertinya akan terus diperdagangkan pada kisaran yang lebih besar ditengah banyaknnya issue yang bermunculan selama berjalannya KTT Eropa sejak Rabu kemarin.

No comments:
Post a Comment